
Mungkin anak kost menengah kebawah yang uangnya selalu “hilang” entah kemana di pekan ke 4 dalam setiap bulannya.

Kebebasan yang dimiliki anak kost seringkali berkaitan dengan masalah gaya hidup. Gaya hidup yang semakin tinggi menuntut untuk menghabiskan uang lebih banyak. Alasan tidak mau terlihat ketinggalan zaman atau kuno hingga akhirnya kesulitan bergaul menjadi alasan untuk menggunakan uang demi gaya hidup. Padahal masih banyak keperluan lainnya yang haris dipenuhi. Meski pemasukan dari orang tua sudah mencukupi bahkan berlebih, anak kost sering kehabisan uang sebelum waktunya. Kebutuhan primer dan sekunder bahkan tersier menjadi rancu karena sulitnya membedakan antara keinginan dan kebutuhan.
Kebutuhan anak kost yang utama pada dasarnya adalah makan, transportasi dan biaya kuliah. (bagi beberapa orang uang kost termasuk didalamnya). Beberapa kebutuhan yang dahulu termasuk tersier saat ini mulai meningkat menjadi kebutuhan sekunder bahkan primer. Kebutuhan untuk komunikasi melalui internet dan handphone saat ini mulai termasuk sekunder atau primer bagi sebagian orang. Internet diperlukan dalam mengerjakan tugas. Padahal biaya internet dan pulsa cukup besar. Hal ini membuat bertambahnya kebutuhan anak kost.
Kebijakan dalam pengaturan keungan sangat diperlukan. Kemampuan untuk menahan keinginan dan membedakan antara berbagai jenis kebutuhan merupakan modal dalam mencapai manajemen keuangan yang baik. Pada awal menerima uang bulanan sebaiknya anak kost dapat menyisihkan dahulu uang untuk kebutuhan utama/rutin. Semakin banyak jenis kebutuhan yang dapat diperhitungkan sebagai pengeluaran rutin semakin mudah mengatur keuangan. Contohnya; jatah uang makan perharinya. Sehingga uang makan dapat diperhitungkan dengan baik. Begitu pula dengan uang untuk pulsa, transport dan sebagainya. Pengeluaran yang dikategorikan rutin dan utama ini dipastikan dapat dipenuhi terlebih dahulu. Pembayaran bulanan pun dipastikan tidak terlambat sehingga tidak mendapat tagihan akibat penunggakan. Sisanya dapat digunakan untuk kebutuhan tambahan atau pengeluaran tak terduga.
Sumber:http://www.fokal.info/fokal1/artikel/ekonomi/164-manajemen-keuangan-ala-anak-kost.html

Manajemen Keuangan Anak Kos
1. Pencatatan- Minimal, catat semua pengeluaran tiap bulan. Sehingga di bulan berikutnya, kita jadi tahu, kemana saja uang kita dihabiskan. Apakah semua itu sudah sesuai dengan prioritas pengeluaran kita?
2. Alokasi untuk Pengeluaran- Pecahin uang kita untuk kebutuhan tertentu. Misal, 5orb buat bayar listrik, 250rb buat bayar katering, 50rb buat beli buku, 200rb buat have fun, dll.
3. Tunaikan kewajiban sebelum bayar pengeluaran lainnya-dahulukan dulu kepentingan yang memang urgen untuk dibayar diawal bulan. Misal, uang kas kelas, utang pulsa, dll.
4. Jangan lupa sedekah- Ingat sobat, harta kita yang sebenarnya di mata Allah adalah harta yang kita sedekahkan di jalan Allah.
5. Menabung- Tak harus besar nominalnya. Simple aja lah, nggunain uang receh kembalian dari belanja di harmoni. Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit.
6. Atur rejeki tak terduga- Uang kita bisa kita investasikan untuk berbisnis, ditabung, atau investasi yang lainnya.
7. Qona’ah- Artinya rela menerima dan merasa cukup dengan apa yang kita punya.
sumber: http://utiemeega.blogspot.com/2010/12/manajemen-keuangan-anak-kos.html
Semoga bermanfaat , kebetulah saya juga cukup parah dalam mengatur keuangan
:hammer

ventia
18 April 2012 at 12:10
makasihh info x,..
aq org y ga pndai mngatur uang,.
hingganya hbz ntah kmn ja,.